Selasa, 01 Desember 2015

Sekaten 1437 H Akan Digelar Lebih Singkat Dari Biasanya

 
YOGYAKARTA – Event tahunan Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) tahun 2015 atau 1437 H akan digelar lebih singkat dari biasanya. Tahun ini, PMPS hanya digelar selama 20 hari atau kurang lebih sekitar tiga minggu, yakni mulai 4 hingga 24 Desember 2015.

PAM Budaya, selaku pihak pengaman di kawasan Alun-alun Utara Yogyakarta, melalui Koordinator lapangan Adi Winarno menyatakan, Sekaten atau PMPS tahun ini memang sengaja dipersingkat jangka waktunya, untuk dapat menghemat biaya atau melakukan efisiensi dalam anggaran.

“Selama ini sekaten biasanya digelar selama 40 hari, untuk tahun ini memang pemerintah sengaja memendekkan waktunya menjadi setengahnya, karena memang kita ingin menghemat anggaran untuk proyek revitalisasi di titik nol sana, serta untuk lebih mensakralkan pada perayaan maulid-nya,” kata Adi saat ditemui SPJ.com di kantornya, Rabu (25/11).

Selain itu, lanjut Adi, dengan pemendekkan jadwal tersebut, pihak keamanan juga berupaya meminimalkan tindak pencurian yang selama ini kerap terjadi dalam pelaksanaan PMPS. “Misalnya ada penjual yang pasang harga tidak wajar, kan pasti akan membuat wisatawan bertanya-tanya, kok di Jogja ternyata mahal sekali? Kalo ada seperti itu harus kita usir pedagangnya,” tegas Adi.

Meskipun lebih singkat, namun Adi menjamin kegiatan transaksi jual-beli maupun arena permainan yang telah menjadi tradisi kuat Sekaten akan tetap ada seperti biasanya. “Untuk yang itu tidak akan ada perubahan, hanya perayaannya yang lebih difokuskan ke maulid-nya,” tambahnya.

Terkait keamanan sendiri, Adi menyatakan PAM Budaya telah menyiapkan kantung parkir baru di sekitar trotoar hingga pinggir Jalan Pekapalan, Alun-alun Utara. “Kami akan buat area parkiran lebih memanjang, dan tidak boleh memakai jalur Kraton. Walaupun resikonya jalanan akan jadi lebih macet, tapi yang kami inginkan agar prosesi Maulid-nya tidak terganggu banyaknya kendaraan yang parkir di sekitar lapangan,” ujar Adi.

Untuk saat ini, PMPS baru dalam tahap pemasangan tiang penyangga serta pengadaan alat permainan.

Azka Qintori

Tidak ada komentar:

Posting Komentar