Tampilkan postingan dengan label OLAHRAGA & PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OLAHRAGA & PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Januari 2016

BANTUL RAIH JUARA DI SIRKUIT ATLETIK BPD DIY CHAMPIONSHIP 2015



BERITA13, BANTUL. Dalam rangka HUT ke-54 PT. Bank BPD DIY bekerjasama dengan Pengurus Daerah Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (P.A.S.I) mengadakan sirkuit atletik 2015 yang diadakan di stadion UNY, Minggu (27/12/2015). Sebanyak 209 atlet perwakilan dari lima kabupaten mengikuti perlombaan.
“Tujuan diadakan ini untuk memberi wadah kepada atlet-atlet dalam berlatih dan bisa mengukur prestasinya. Kemudian mencari bibit-bibit atau potensi yang bisa dikembangkan menjadi atlet yang diandalan DIY”, ujar Ketua Perlombaan, Drs. Bambang Dewanjaya.
  Olahraga atletik yang diperlombakan diantaranya lompat jauh, tolak peluru, lari dan estafet. Berdasarkan rekapitulasi hasil perlombaan, Kabupaten Bantul berhasil meraih peringkat pertama dengan perolehan medali 10 emas, 6 perak dan 3 perunggu. Peringkat kedua di duduki Kabupaten Sleman dengan perolehan medali 4 emas, 7 perak dan 8 perunggu. Sedangkan Kabupaten Gunung Kidul berhasil meraih peringkat ketiga dengan perolehan medali 3 emas, 5 perak dan 5 perunggu.
(Rep : Anggitha Luthfi)

Rabu, 06 Januari 2016

Sekolah Internet Gratis, Pengejar Kemajuan Teknologi

BERITA13, MOJOKERTO – pengadaan sekolah internet gratis yang diadakan oleh beberapa volunteer serta didirikan sejak 12 november 2101 lalu diminati banyak kalangan.

Kemajuan teknologi yang semakin pesta dan cepat, membuat para volunteer dari mojokerto mengadakan kegiatan sebuah sekolah internet gratis bagi anak anak.
Dengan keterbatasan ilmu technology di sejumlah daerah tepi  khusunya mojokerto, pengadaan sekolah internet gratis ini disambut oleh antusias sejumlah masyarakat.

Kegiatan belajar mengajar yang dilakukan setiap minggu satu kali ini bertempat secara nomaden.  
“ tujuan diadakannya sekolah internet secara gratis ini merupakan gerakan social non profit bakiti pendidikan bidang teknologi “ ungkap pendiri sekolah internet gratis, ikhsan elkhariry

Dengan langkah langkah untuk memberikan kursus computer dasar gratis, menjadi pendamping anak sebagai generasi penerus untuk mengenal internet secara tepat guna, serta mencoba menfasilitasi minat dan baka anka dibidang technology, imbuhnya.
(Rep : Mayang Essa)

Jumat, 01 Januari 2016

Uji Coba Estafet Medley di Perlombaan



BERITA13, SLEMAN. Estafet medley merupakan variasi dari estafet yang biasa dilombakan. Hanya saja terdapat perbedaan di jarak setiap pelarinya. Pelari pertama berjarak 200 meter, pelari kedua 200 meter, pelari ketiga 400 meter dan pelari keempat 800 meter. Estafet Medley ini pertama kali diadakan di Yogyakarta dalam perlombaan Sirkuit Atletik BPD DIY Championship 2015, Minggu (27/12/2015) di Stadion UNY.
“Ini memang kali pertama di Yogyakarta, tapi estafet medley ini sudah lebih dulu diadakan di perlombaan nasional,” ujar ketua perlombaan Drs. Bambang Dewanjaya.
Bambang menambahkan perlombaan estafet medley ini terbilang unik karena setiap tim harus memiliki pelari sprinter, pelari jarak menengah dan pelari jarak jauh. Kabupaten Bantul berhasil meraih peringkat pertama dalam estafet medley putra dan putri.
“Respon cukup baik, jadi estafet medley ini semoga selalu ada di perlombaan atletik di Yogyakarta,” ujar Bambang.
(Rep : Anggitha Luthfi)

Senin, 28 Desember 2015

Penuntasan Tuna Aksara Kota Pelajar Lebih Cepat dari Target

BERITA 13, YOGYAKARTA - Daerah Istimewa Yogyakarta yang dikenal sebagai kota pelajar masih memfokuskan untuk menuntaskan penyandang buta aksara di DIY yang tersebar di setiap daerah dan optimis dapat tuntas di akhir tahun 2015 ini. Dari 29.064 jiwa penyandang buta aksara 23.022 diantaranya adalah kaum perempuan.

Kepala Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Dindikpora DIY, Dra. Mulyati Yunipraptiwi, M.Si, mengatakan perkembangan dalam menuntaskan penyandang buta aksara ini cukup tinggi dan adanya percepatan untuk mewujudkan melek aksara.

“Data BPS penyandang buta aksara DIY mencapai sekitar 29.000 jiwa di dominasi oleh kaum perempuan. Tahun 2010 penderita buta akasara ada 283.600-an jiwa, hingga 5 tahun setelahnya Pemda DIY bekerja sama dengan Dindikpora DIY telah menuntaskan sekitar 20.000 jiwa penyandang buta aksara. Tahun 2014 target sudah mencapai 94,4% atau berkurang 47.776 jiwa padahal target kami tahun 2017 sudah tuntas tetapi di tahun 2015 ini sudah hampir mencapai target. Kami optimistis tahun ini DIY sudah bebas dari tuna aksara, meski pemerintah pusat baru menargetkan bebas secara nasional pada 2017” Ujarnya.

Mulyati juga menjelaskan bahwa penyandang buta aksara tingkat pertama terbanyak berada di Gunung Kidul yang mencapai sekitar 11.479 jiwa, disusul oleh Bantul sebanyak 8.335 jiwa, Sleman 5.780 jiwa, Kulon Progo 2.660 dan paling sedikit berada di Kota Yogyakarta sejumlah 810 jiwa. Hal ini juga disebabkan karena sarana dan prasarana yang kurang memadai dan belum merata.

Penurunan yang cepat tersebut disebabkan adanya program percepatan penuntasan buta aksara yang rutin dilakukan oleh Dindikpora DIY. Program yang digulirkan antara lain penyiapan petugas khusus dalam pendataan angka buta aksara serta pelatihan oleh relawan yang mau mengajarkan membaca, berhitung dan, menulis hingga ke tingkat bawah.

“Kami mengintensifkan program pendidikan keaksaraan dasar (PKD) yang ada di setiap Kabupaten. Dalam PKD kami tetap menekankan pengajaran mengenai calistung (membaca, menulis, berhitung)” Tambahnya.

Pemberantasan buta aksara sangat penting, mengingat mereka yang masih mengalami buta aksara akan kesulitan dalam mengakses informasi yang terkait dengan pribadinya, dan secara tidak langsung juga dapat menghambat kesejahteraan mereka.

(Rep : Cahya Wening A.)

Rabu, 23 Desember 2015

BADMINTON CUP MERIAHKAN HUT KORPRI KE-44

Berita13,Boyolali. PBSI  Kabupaten Boyolali menggelar acara Badminton Cup untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun  KORPRI. Tujuan acara ini, selain untuk memeriahkan HUT KORPRI yakni untuk mencari bibit-bibit baru dan menambah pengalaman atlet bulutangkis. Dalam acara ini dibagi 9 kategori diantaranya, Tunggal Pra Dini Putra, Tunggal Dini Putra, Tunggal Anak Putra, Tungal Anak Putri, Tungga Pemula Putra, Tunggal Remaja Putra, dan Tunggal Beregu Instansi yang diikuti 15 team.

Selasa, 22 Desember 2015

Arema Cronus Juara Grup E Babak 8 Besar Piala Jenderal Sudirman

Berita13, Sleman - Arema Cronus berhasil keluar menjadi juara grup E, setelah mampu mengandaskan perlawanan Pusamania Borneo FC (PBFC) pada pertandingan terakhir babak 8 besar grup E di stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Selasa (22/12).

Meskipun bertanding di tempat netral, nyatanya Arema tetap mendapat dukungan lebih dari Aremania (supporter Arema), yang datang dari berbagai daerah, seperti Kebumen dan Magelang.

Dalam pertandingan, Arema Cronus juga lebih menguasai permainan. Namun justru PBFC yang berhasil menciptakan gol terlebih dahulu melalui sepakan datar striker Febri Setyadi menit ke-30.

Tertinggal, Arema Cronus langsung tancap gas, hanya berselang semenit, mereka berhasil menyamakan skor via tendangan keras Alfarizi, skor 1-1 pun menutup gelaran babak pertama.

Pada babak kedua, Arema tetap mendominasi permainan, dan mampu berbalik unggul pada menit ke- 52, melalui Dendi Setyawan, yang berhasil lolos dari kawalan bek-bek PBFC. Menit ke-63, PBFC berhasil kembali menyamakan skor, setelah tendangan jarak jauh penyerang Herman Dzumafo berhasil membobol gawang I Made Wardana, meskipun sempat mampu menangkap bola, namun bola terlepas dan masuk ke gawang Arema, skor pun kembali imbang 2-2. Skor ini pun bertahan hingga pertandingan usai. Sehingga penentuan pemenang harus ditentukan lewat adu penalti.

Dalam babak tos-tosan ini, Arema akhirnya unggul dengan skor 5-4, setelah dua penendang terakhir Borneo gagal merobek gawang I Made Wardana. Total Arema Cronus unggul dengan skor 7-6, dan keluar sebagai juara grup E.

Pada babak 4 besar atau semifinal, Arema akan menghadapi runner up grup D, Mitra Kukar, sementara PBFC akan menjamu Semen Padang, yang keluar sebagai juara grup D.

Pada pertandingan grup E lainnya yang berlangsung sore hari, Persipura sukses menundukkan Surabaya United dengan skor 2-0. Walau menang, baik Persipura maupun Surabaya United tetap harus tersingkir dari ajang ini, menyusul kegagalan mereka meraup kemenangan pada dua partai sebelumnya.

Azka Qintori

Berencana Tawuran , Pelajar Diamankan Polisi



Berita13, Yogyakarta - Puluhan pelajar usia 14 hingga 17 tahun diamankan polisi di Banguntapan , Bantul pada Minggu (20/12/2015), karena berniat melakukan tawuran dengan pelajar sekolah lain. Dari tangan para pelajar disita belasan senjata berbahaya, seperti senjata tajam, gir motor, dan pentungan besi yang sudah diamankan.
Kapolsek Banguntapan, Kompol Suharno menjelaskan, 60 remaja SMA tersebut diamankan pada pukul 01.30 di sekitaran Jalan Gedongkuning, Banguntapan.
Lokasi sekitar kotagede  menjadi tempat berkumpul mereka menuju lokasi tawuran."Mereka tidak hanya dari satu sekolah. Ada yang SMP , yang tidak sekolahpun ada," jelasnya.
Gagalnya aksi tawuran berawal dari informasi yang diterima polisi akan ada tawuran antara satu sekolah di Bantul dan KotaYogyakarta.
Siswa SMK di Kota Yogyakarta datang untuk meminta sesuatu kepada geng SMA di Piyungan agar bisa menyelesaikan masalah coretan , ternyata para pelajar lebih memilih jalan tawuran untuk menyelesaikan permasalahan mereka dan telah disepakati lokasinya di sekitar Kotagede.
Beruntung belum sempat terjadi tawuran terjadi para pelajar asal Piyungan yang juga sudah mengajak teman-temannya dari sekolah lain sudah diamankan polisi saat tengah berkumpul sebelum terjadinya tawuran di sekitaran Jalan Gedongkuning, Banguntapan , dan puluhan siswa mendapatkan pembinaan dari polisi di Mapolsek Banguntapan.- Ajeng Putri