Berita13, Sleman - Arema Cronus berhasil keluar menjadi juara grup E, setelah mampu mengandaskan perlawanan Pusamania Borneo FC (PBFC) pada pertandingan terakhir babak 8 besar grup E di stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Selasa (22/12).
Meskipun bertanding di tempat netral, nyatanya Arema tetap mendapat dukungan lebih dari Aremania (supporter Arema), yang datang dari berbagai daerah, seperti Kebumen dan Magelang.
Dalam pertandingan, Arema Cronus juga lebih menguasai permainan. Namun justru PBFC yang berhasil menciptakan gol terlebih dahulu melalui sepakan datar striker Febri Setyadi menit ke-30.
Tertinggal, Arema Cronus langsung tancap gas, hanya berselang semenit, mereka berhasil menyamakan skor via tendangan keras Alfarizi, skor 1-1 pun menutup gelaran babak pertama.
Pada babak kedua, Arema tetap mendominasi permainan, dan mampu berbalik unggul pada menit ke- 52, melalui Dendi Setyawan, yang berhasil lolos dari kawalan bek-bek PBFC. Menit ke-63, PBFC berhasil kembali menyamakan skor, setelah tendangan jarak jauh penyerang Herman Dzumafo berhasil membobol gawang I Made Wardana, meskipun sempat mampu menangkap bola, namun bola terlepas dan masuk ke gawang Arema, skor pun kembali imbang 2-2. Skor ini pun bertahan hingga pertandingan usai. Sehingga penentuan pemenang harus ditentukan lewat adu penalti.
Dalam babak tos-tosan ini, Arema akhirnya unggul dengan skor 5-4, setelah dua penendang terakhir Borneo gagal merobek gawang I Made Wardana. Total Arema Cronus unggul dengan skor 7-6, dan keluar sebagai juara grup E.
Pada babak 4 besar atau semifinal, Arema akan menghadapi runner up grup D, Mitra Kukar, sementara PBFC akan menjamu Semen Padang, yang keluar sebagai juara grup D.
Pada pertandingan grup E lainnya yang berlangsung sore hari, Persipura sukses menundukkan Surabaya United dengan skor 2-0. Walau menang, baik Persipura maupun Surabaya United tetap harus tersingkir dari ajang ini, menyusul kegagalan mereka meraup kemenangan pada dua partai sebelumnya.
Azka Qintori

Tidak ada komentar:
Posting Komentar