Berita13, Yogyakarta-Kundur Gongso merupakan sebuah acara tradisi pengembalian gamelan dari pagongan utara Masjid Gedhe Kauman ke Keraton Yogyakarta. Kembalinya gamelan juga menjadi penutup perayaan Maulid Nabi atau sekaten. Pukul 23.00 WIB kemarin (23/12/2015) abdi dalem keraton dan para prajurit mulai memindahkan gamelan .
Sebelum dipindahkan gamelan sempat dimainkan secara bergantian. Ada dua Pogung (tempat diletakkannya gamelan), disebelah selatan masjid dan di sebelah utara masjid.
Menurut koordinator lapangan Bantuan Komunikasi Lingkungan Keamanan Tiga Saka, Wahida,
kundur gongso dimulai pukul 08.00 WIB. Awalnya Sultan Humengku Buwana X melakukan Udik-udik atau pembagian uang kepada para pengunjung.
"Sultan datang masuk ke selatan udik-udik baru ke utara. Setelah itu masuk masjid dengerin ceramah. Gamelan dimainkan sampai jam 11 nanti", jelasnya kemarin.
Wahida menambahkan permainan gamelan terakhir hanya setelah pengajian. Judul lagu yang akan para pemain gamelan adalah sugeng kundur. Setelah selesai dimainkan, para pengawal keraton dan abdi dalem bersama-sama membawa gamelan kembali ke keraton. - Herlina Noor
Tidak ada komentar:
Posting Komentar