Kamis, 24 Desember 2015

Warga Antusias Memperebutkan Gunungan Grebeg Maulud


Berita13, Yogyakarta-Memperingati hari Kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW 12 Rabiul awal 1437 H, setiap tahunnya digelar upacara Grebeg Maulud yang digelar di Keraton Ngayogyakarto Hadiningrat. Tahun ini akan dilaksanakan pada tanggal 24 Desember 2015 dan sekaligus sebagai penutup perayaan pasar malam Sekaten. Antusiasme warga sangat terasa dalam perayaan grebek maulud sangat terasa ,  karna mulai dari pukul 08.00 WIB Alun-alun utara sudah ramai dengan masyarakat yang ingin melihat arak – arakan gunungan yang nantinya akan di perebutkan oleh warga , gunungan tersebut akan di perebutkan di Masjid Gede Kauman.

Prosesi gunungan merupakan rangkaian acara dari perayaan skaten 1949 Jumawal   atau 1437 Hijriah ,acara ini merupakan ritual budaya sebagai puncak perayaan sekaten untuk memperingati hari kelahiran Nabi Besar  Muhammad SAW. Gerebek bersal dari kata gembrebek yang memiliki arti ramai hal itu menandakan pada saat di mulai keadaan ramai, dalam acara gerebek akan di keluarkan gunungan lanang , gunungan wadon,  gunungan gepak, gunungan darat dan pawohan.


Gunungan dalam upacara grebeg mempunyai makna filosofi tersendiri yaitu Sri Sultan Hamengkubuono  X  sebagai raja Ngayogyakarto Hadiningrat memberikan sebagian dari kesejahteraannya kepada rakyat, di dalam gunungan yang akan di arak terdapat rempah kunging yang memiliki atri sebagai penolak bala. 

Gunungan akan di perebutkan oleh warga masyakarat di halaman masjid gede kauman setelah sebelumnya di doakan oleh penghulu keraton. Antusiasme warga terlihat jelas tak hanya warga asli jogja namun juga yang berasal dari luar kota Yogyakarta , mereka berdesak-desakan untuk melihat arak- arakan  gunungan yang di bawa menuju Alun-alun utara dengan diiringi oleh para prajurit Bergada dan akan di doakan di masjid Gedhe Kauman. 

 
“ Saya baru satu kali ini meliahat acara grebek maulud dan benar-benar ramai hingga saya tidak bisa melihat arak-arakan dari jarak dekat, walaupun panas tapi saya melihat warga menikmati acara ini, yang lebih di inginkan lagi bisa ikut memperebutkan gunungan yang arak ” menurut Leoni salah satu warga luarkota yang melihat acara Gerebek Maulud.

Masyarakat yang memperebutkan gunungan ini percaya bahwa apa yang ada di gunungan tersebut membawa berkah dan akan mendatangkan kesejahteraan bila ditanam di sawah akan mendapat hasil panen yang melimpah. - Zean Ayu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar