Berita13, Yogyakarta - Kegiatan 10 tahun sekali ini akan diadakan kembali
di tahun 2016. Untuk menyongsong Sensus Ekonomi atau yang sering disebut SE,
pada tahun ini Badan Pusat Statistik (BPS) sedang melakukan kegiatan penyusunan result framework SE2016 (variable
UMK/UMB), penggambaran peta blok sensus bermuatan usaha, penyempurnaan
klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia (KBLI), pembentukan master frame blok
sensus 2016, pengadaan TIK SE2016, persiapan publisitas SE2016, dan berbagai
uji coba baik lapangan dan penjaminan kualitas.
Sensus Ekonomi (SE) dilakukan karena setiap
keputusan harus diambil berdasarkan informasi yang valid dan akurat. SE
dilaksanakan untuk mendapatkan informasi mengenai potret utuh perekonomian
bangsa, sebagai landasan penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan
nasional maupun regional. Pendataan
seluruh sector usaha secara menyeluruh (selain sektor pertanian) akan mampu
menghasilkan gambaran lengkap tentang level dan struktur sektor ekonomi
non-pertanian, berikut informasi dasar dan karakteristiknya. Selain itu juga
akan diketahui daya saing bisnis di Indonesia, serta penyediaan kebutuhan
informasi usaha. Selain itu juga sebagai
landasan bagi penyusunan kebijkan, perencanaan, dan evaluasi pembangunan.
Adapun cangkupan atau sasaran SE2016 yakni seluruh
usaha/perusahaan non pertanian, yang bertempat dilokasi tetap/permanen seperti
mall, perkantoran, hotel, restoran, bank, pabrik motor, dilokasi tidak tetap
seperti kaki lima dan pasar kaget, usaha keliling seperti tukang bakso, sol
sepatu dan rumah tangga seperti warung dan pulsa telepon.- Mufida Kuncoyo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar